Subscribe RSS

Untuk setup hotspot sebenarnya cukup mudah asalkan ada panduannya dan sudah bisa komputer. Peralatan yang dibutuhkan pun sebenarnya tidak ribet dan mudah didapat. Skill yang dibutuhkan adalah mengerti dan bisa pasang jaringan komputer seperti kabel lan, RG45, switch dan sudah terkoneksi internet.

Jadi, peralatan yang dibutuhkan untuk setup hotspot adalah Radio pemancar internet seperti jaht, senao, minitar, linksys, dan lain lain; kabel lan atau kabel belden; RG45 atau kepala dari kabel lan tersebut; tang krimping; dan yang gak boleh ditinggal adalah satu buah pc untuk pengetesan dan untuk otak atik radio pemancar.

Infrastruktur yang kita buat untuk setup hotspot adalah yang paling sederhana, yaitu memakai speedy yang langsung dihubungkan dengan radio (jaht,minitar, atau linksys). Kemudian koneksi internet dari speedy tersebut langsung dipancarkan oleh radio. Jadi, tidak melalui switch lagi. Berarti aliran koneksi internetnya adalah kabel telephone -> modem speedy -> kabel lan -> radio -> dipancarkan. Jangan lupa untuk membeli radio yang mempunyai colokan kabel lan lebih dari satu. Karena ini digunakan untuk dua hal, yang pertama dicolokkan ke modem speedy dan yang kedua dicolokan ke komputer untuk setting si radio tersebut.

Oke langsung saja kita mulai step by step setup hotspot. Asumsi percobaannya adalah memakai radio berjenis Jaht. Yaitu radio pemancar yang sudah banyak digunakan dan di uji oleh banyak orang, dan cenderung stabil. Ingat, radio pemancar yang kita gunakan harus bisa berfungsi sebagai pemancar, bukan hanya bisa berfungsi sebagai penerima. Cari Jaht yang harus mempunyai colokan kabel lan lebih dari satu, agar dapat mensetting dengan mudah.

Infrastruktur setup hotspot sesuai dengan gambar disamping. Komputer untuk seting dan modem ADSL speedy dihubungkan dengan radio Jaht dengan menggunakan kabel Lan.Disini kita tidak memakai switch atau hub, agar bajet yang kita butuhkan tidak besar. Karena tidak menggunakan switch, maka kabel lan harus dipasang secara cross bukan straight (jika masih bingung, baca artikel tentang cara pasang kabel lan straight dan cross).

Setelah infrastruktur setup hotspot ini terpasang selanjutnya nyalakan semuanya untuk kemudian kita beralih ke seting Jaht-nya. Gunakan komputer untuk masuk ke dalam tampilan jaht. Seting Ip komputer kita agar network dan ipnya dapat digunakan untuk masuk ke dalam jaringan Jaht. Seting di komputer anda dengan ip 192.168.2.3, subnet mask : 255.255.255.0, dan biarkan kosong field yang lainnya. Oke, komputer sudah dapat kita gunakan untuk masuk ke Jaht. Selanjutnya kita buka browser di komputer ( bisa firefox atau ie) dan ketik ip Jaht yaitu : http://192.168.2.1, maka akan keluar user interface login. Kita masukkan Admin dengan password 1234.

Disini jaht harus kita ubah tipenya menjadi Access point atau mode AP. Kemudian merubah ipnya agar dapat berkomunikasi dengan modem speedy. Contohnya jika ip modem speedy adalah 192.168.0.1 maka ubahlah ip jaht menjadi 192.168.0.3. Bisa diperhatikan bahwa yang berubah hanyalah yang belakangnya saja. Kemudian Netmasknya disamakan dengan yang dipunya oleh modem speedy. Dan terakhir gatewaynya disetting ke ip modem speedy tersebut yaitu 192.168.0.1. Apply semua perubahan setup hotspot, dan wifi pun siap dinikmati ( hehe kayak makanan).

Untuk berkomunikasi dengan hotspot tersebut, jangan lupa untuk merubah si komputer pengguna dengan network yang sama dengan si Jaht. Contohnya, karena IP jaht adalah 192.168.0.3, maka ubah ip komputer pengguna dengan 192.168.0.4 atau angka yang lainnya (ingat yang dirubah hanya angka belakangnya saja). Kemudian Netmasknya disamakan (255.255.255.0), dan gatewaynya adalah ip si speedy (192.168.0.1).

Category: | 0 Comments

Seringkali kita mengeluh windows berjalan lambat, start lama, shutdown lama. Teman kita menyarankan untuk memakai software khusus yang berguna agar windows XP berjalan lebih cepat dan optimal. Software tersebut mungkin bagus, tapi biasanya tidak gratis dan membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Dengan tips ini kita tidak perlu menginstall software tambahan apapun untuk mempercepat kinerja windows XP Anda.

1.Menggunakan file system NTFS

Jika Anda baru menginstall Windows XP, gunakan file system NTFS. File sistem NTFS lebih cepat diakses dan scandisknya juga sangat cepat. Jangan gunakan FAT, kecuali Anda ingin bisa mengakses harddisk tersebut di windows 98 yang tanpa software tambahan. Windows 98 bisa mengakses file NTFS dengan software tambahan:ntfs-reader atau NTFS98

2.Memilih program start up yang perlu

Bagian ini harus selalu dicek oleh Anda, karena kalau berisi virus / spyware / malware, komputer Anda jadi lambat. Untuk membuka startup ini, jalankan START > RUN, ketik msconfig, buka tab startup
Di sinilah terlihat semua program yang dijalankan pada saat startup. Anda bisa mengecek satu persatu file tersebut di hardware, terletak di folder apa. Jika Anda sempat, klik kanan file tersebut, dilihat properties-nya, terus dilihat versi dan siapa pembuatnya. Jika dari Microsoft atau sumber lain yang Anda percaya berarti aman. Jika ada program yang tidak perlu, hilangkan cek pada baris yang mau di-non-aktifkan.

3, Mematikan services yang tidak perlu

Masih dalam window msconfig. buka tab services. Ini adalah service yang otomatis dijalankan windows pada saat startup. Ada beberapa service yang tidak perlu dan sebaiknya dimatikan, yaitu:

  • Automatic Live Update Scheduler. Service ini jika Anda tidak ingin otomatis update windows, atau komputer Anda tidak terhubung Internet sama sekali.
  • Error Reporting Service. Jika Anda pernah melihat window yang isinya “error occured ….” terus ada pilihan send atau don’t send. Itulah guna dari service ini. Kita biasanya memilih don’t send, jadi service ini sebaiknya dimatikan.
  • Live Update, sama dengan Automatic Live Update Scheduler.
  • Automatic Updates, sama dengan Automatic Live Update Scheduler.
  • Remote Desktop Help Manager. Digunakan untuk membantu Anda jika mengalami kesulitan atau error di windows, Anda bisa meminta teman Anda untuk mengakses komputer Anda dari jarak jauh (Internet). Jika Anda tidak pernah memakainya, service ini sebaiknya dimatikan.
  • Remote Registry.Untuk mengakses registry (file setting windows) dari jarak jauh. Sebaiknya dimatikan.
  • Uninterruptible Power Supply (UPS). Ini hanya digunakan jika komputer Anda menggunakan UPS, yaitu alat yang berguna untuk menyimpan energi listrik ketika listrik padam. Matikan service ini jika Anda tidak menggunakan UPS.
  • Even Log.Windows mencatat semua log tentang apa yang terjadi di windows. Jika Anda tidak pernah menggunakan even log (ada di Control Panel -> Administratif Tool), maka service ini boleh dimatikan.
  • Windows Audio. Boleh dimatikan jika komputer Anda tanpa sound card.


4. Meminimalkan Visual Effect

Buka Start Menu -> Control Panel -> System Properties. Buka tab Advanced. Klik pada Performance setting. Pada tab Visual effect pilih Adjust for Best Performance. Kemudian cek pada pilihan Use visual styles for windows and buttons agar tampilan windows Anda tetap seperti Windows XP.

5. Mengeset Virtual Memory yang Optimal

Buka Start Menu -> Control Panel -> System Properties. Buka tab Advanced. Klik pada Performance setting. Klik tab Advanced. Pada bagian bawah ada pilihan Virtual Memory, klik pada tulisan Change. Gunakan custom size. Isi dengan:
Minimum : 1024 MB
Maximum : 2048 MB

6.Scan dan Defragmen secara teratur

Scan (seminggu sekali) dan defragmen (sebulan sekali) harddisk Anda secara teratur. Buka windows explorer, klik kanan pada harddisk Anda, pilih Properties. Buka tab tools. Pilih error checking untuk menjalankan scan disk, dan pilih defragmentation untuk men-defragmen hardisk.
Demikian tips untuk membuat windows XP menjadi lebih cepat dan optimal, tanpa software tambahan. Semoga berguna.

Category: | 0 Comments